Monday, November 22, 2004

berkompetisi dalam hidup itu tidak mudah
tidak mungkin menjadi orang yang biasa saja
jika kita ingin membuka tabir Dzat tercinta
di hari akhir nanti



roja' batu karang

diantara hamparan pasir
ku hanya sebutir debu
diantara luasnya samudra
ku hanya sepercik air

Namun tuk dipembuktian ini
kuingin jadi batu karang
yang tegak kokoh
walau diterjang ombak

ku tak ingin hanya menjadi sebutir debu
yang mudah diterbang angin
ku tak ingin hanya menjadi sepercik air
yang bersembunyi di balik buih

diantara gemuruh yang menderu
dalam menahan kerasnya terjangan ombak
batu karang meroja'

Ya Robanna... Ya Robanna...
aku ingin jadi begini untukMu
Ya Robanna... Ya Robanna...
kutahan sakitnya tempaan ini karenaMu
Ya Robanna... Ya Robanna
Wahai Dzat yang Pemurah
sayangilah hamba dan jangan Kau beri beban
yang tidak sanggup kupikul

berilah hamba kekuatan
agar dapat selamat dalam setiap episode tarbiyahMu
iringi hamba hingga dapat
bertemu denganMu di pelabuhan yang Maha Indah

masjid al amin itu first love dan
sekolah dasarkoe dalam da'wah
so... sejaooh mana pun melangkah
al amin always deep on my heart
ini persembahan toek masjidkoe tcinta


masjidku yang cantik

masjidku yang cantik
masjid di dekat rumahku
dulu senang kubermain didekatnya
bersama teman2 kecilku
di empang samping masjid
yang banyak ikannya
sering aku bertengkar berebut ikan
lalu berkejaran di lapangannya yg luas
aahh dulu aku senang ke masjid
karna ingin mencari ikan dan main2 saja

masjidku yang cantik
dulu belum cantik
masih mungil ruangannya
hanya cukup untuk orang sholat saja
jika sedang tarawih
di bulan romadhon berdesak2an
di tengah2 rakaat
tiba2 DUUaarr bunyi petasan
membahana aku dan teman2 kecilku
lari pontang panting takut
dimarahi imam masjid yang galak itu

masjidku yang cantik
masjidku yang dulu mungil
mulai dibangun seiring dengan
masa remajaku
aku mulai mengerti untuk apa masjid ini
bukannya hanya tempatku bermain
seiring datangnya hidayah padaku
dan pada teman2 kecilku
tidak lagi sering bertengkar berebut ikan
namun bersama memeriahkan syiar disana

masjidku yang cantik
tempat dimana aku dan teman2ku dibina
tempat dimana aku dan teman2ku ditempa
agar menjadi lentera dimana pun berada

masjidku yang cantik
kini bertambah cantiik lagi
seiring masa dewasaku
dibangun semakin megah
begitu mewahnya
dengan berbagai fasilitas lengkap disana
seharusnya syiarnya makin marak

namuun....
masjid yang cantik
berdiri megah telihat dingin
karna jarang diisi
aku dan teman2ku semakin sibuk
banyak tempat yang butuh lentera
banyak amanah yang harus disandang
membuatku semakin jarang datang kesana

masjidku yang cantik
yang semakin cantik
dengan kubah hijau teduh diatas menaranya
jika aku lewat didepannya
hatiku seperti diris2
ada rasa bersalah
ada rasa rindu
ku tlah lama tak menjamahnya
aku rindu berzikir didalamnya
aku rindu bertadarus dengan adik2 kecil
yang lebih senang bertilawah qur'an
daripada berebut ikan seperti kecilku dulu

masjidku yang cantik
hanya sekedar cantik
aku ingin masjidku cantik pula syiarnya
maafkan segala keterbatasanku
maafkan kesibukanku
maafkan kekhilafanku
maafkan kelalaianku

masjidku yang cantik
masjid yang teduh
tunggu aku kembalikan lagi
keindahan namamu
ramaikan lagi syiarnya

Thursday, November 11, 2004

liburan...liburan

setelah sekian lama berkutat di dunia hajar menghajar di serang
akhirnya libur juga he..he...
Alhamdulillah langsung bisa ikutan 'itikaf di sunda kelapa
masjid kenangan masa kecilkoe.. dulu kalo tarawihan dsana
paling takut ngambil posisi dbawah pohon yg besar2
karna takut kejatohan buahnya
yg aku senengin pasti bakalan
ktemu tahu goreng sama ice cream woody
dan aku lebih tertarik dengan gereja dsampingnya
karna banyak hiasan lampu2 warna-warni ...
(yee..mo tarawihan ato mo maen2 yaa)
*namanya juga anak kecil* he..he..
sekarang mah sunda kelapa sudah berubah jaoooh
tampak lebih megah dan cantik..

jaooh lebih cantik daripada gedung dsampingnya
yg dulu sempet aku kagum2in itu he..he..
pokoe aku nostalgia abis deh dsana dan ndak tertarik
jepret2 karna konsen ke acara yg full time
dari maghrib sampe subuh

rencananya dari sana mo langsung mampir ke kebon sirih
nengokin para anggota dewan yang lagi sidang
REncana PEmbangunan DAerah 2005
tapi berhubung toilet wanitanya pagi2 dah dikunci ga bisa mandi Confused
ya wis lah ...akhirnya pulang dulu

siangnya langsung cabut ke kebon sirih
sidang pemandangan akhir sudah dimulai
yok ikut nengok ..



nah ini ruang sidang.. didepan ku ada ibu butet panggilan akrab
ibu nursanita nasution sebenernya beliau ini anggota DPR pusat
tapi sedang memantau bersama kang rama pratama dan pak marwan batubara.
bu butet yg juga ketua kewanitaan DPP PKS ini,
cantik cerdas dan energik walaw usianya hampir 1/2 abad. beliaw antusias sekali nanya2 ttg kamdig
aku sampe bertanya2 dl hati apakah beliaw terkena candu fotografer.net sperti halnya diriku he..he..

nah ini suasana sidang


ssstt... ngintip dari dekat..


nah itu pak goen ketua fraksi memberikan kata akhir dari pemandangan umum fraksi PKS terhadap REPEDATA yg sempat di
ditambah pak H Dani Anwar bahwa hasilnya diterima dgn catatan
terhadap dana2 yg belum jelas

naah sgitu dulu yaa
to all selamat ber 'itikaf Waving

Thursday, November 04, 2004

udah bikin kartu...


motretnya abis pulang ngajar di serang
trus di otak atik pake PS jadi deh.. :)